01Pengertian

Apa itu ejection fraction?

Ejection fraction (EF) mengukur persentase darah yang dipompa keluar dari ventrikel kiri setiap kali jantung berdetak.

EF Normal
  • 55-70%: Fungsi jantung optimal
  • Jantung memompa darah dengan efisien
  • Organ tubuh mendapat pasokan oksigen cukup
  • Risiko komplikasi rendah
EF Rendah
  • Di bawah 40%: Tanda gagal jantung
  • Jantung tidak mampu memompa cukup darah
  • Menyebabkan sesak napas dan kelelahan
  • Perlu penanganan medis segera
02Pemeriksaan

Cara memeriksa ejection fraction

Metode diagnostik
  • Echocardiography: Pemeriksaan utama, non-invasif
  • MUGA scan: Pemindaian nuklir untuk akurasi tinggi
  • Cardiac MRI: Pemindaian detail dengan resonansi
  • Kateterisasi jantung: Invasif untuk kasus kompleks
Kapan harus periksa?
  • Sesak napas yang tidak biasa atau memburuk
  • Nyeri dada berulang atau berdebar tidak teratur
  • Kelelahan ekstrem tanpa aktivitas berat
  • Riwayat penyakit jantung atau serangan jantung
03Rumah sakit

Rekomendasi rumah sakit di Malaysia

Bagi pasien Indonesia, penanganan penyakit jantung dapat dilakukan di rumah sakit jantung terpercaya di Malaysia.

MY / KL
Institut Jantung Negara (IJN)
Kuala Lumpur

Pusat rujukan nasional dengan kemampuan evaluasi fungsi jantung menyeluruh.

MY / PG
Northern Heart Hospital (NHH)
Pulau Pinang

Rumah sakit jantung di Penang dengan fasilitas ekokardiografi modern.

MY / KL
Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur (CVSKL)
Kuala Lumpur

Pusat kardiovaskular dengan tim kardiolog berpengalaman.

04FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan

Nilai ejection fraction (EF) jantung normal berada pada rentang 50% hingga 70%. Angka ini menunjukkan bahwa jantung memompa jumlah darah yang cukup memadai dengan setiap detakan.

Ya, dalam banyak kasus nilai EF dapat ditingkatkan atau distabilkan melalui kombinasi pengobatan terapi dari dokter spesialis jantung, perubahan gaya hidup sehat, rehabilitasi jantung, serta penanganan penyakit penyerta.

EF 45% menunjukkan penurunan fungsi pompa ringan (borderline), EF 40% berada di ambang batas gagal jantung sistolik, sedangkan EF 35% menandakan pelemahan otot jantung yang signifikan.

Nilai EF paling umum diukur melalui prosedur Ekokardiogram (ECHO Jantung). Selain itu, MRI Jantung atau kateterisasi jantung juga dapat menentukan nilai EF.

EF rendah berbahaya karena pemompaan darah tidak efisien, memicu penumpukan cairan di paru-paru, sesak napas berat, pembengkakan tubuh, serta risiko aritmia fatal.

Tidak selalu. Seseorang masih bisa mengalami jenis gagal jantung lain seperti HFpEF (gagal jantung dengan fraksi ejeksi yang dipertahankan) di mana otot jantung kaku meskipun persentase pompa tampak normal.

Pemeriksaan komprehensif dapat dilakukan di pusat kardiovaskular seperti Institut Jantung Negara (IJN), Northern Heart Hospital (NHH), atau Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur (CVSKL).

Ya, dengan pengobatan yang tepat termasuk obat-obatan, perubahan gaya hidup, dan rehabilitasi jantung, EF bisa meningkat.

Kesimpulan & langkah selanjutnya

Ejection fraction (EF) mengukur seberapa baik jantung memompa darah. Pelajari cara kerja, rentang normal, dan apa artinya jika EF rendah.

Artikel ini bersifat informatif dan tidak menggantikan konsultasi medis langsung dengan dokter spesialis.

WhatsApp
Spesialis Jantung
Hubungi Rumah Sakit
Sekarang

Siap berkonsultasi?

Tim medis kami membantu pasien Indonesia menghubungi rumah sakit jantung di Malaysia.